Sabtu, 19 Maret 2011

Cerita Ditsa

Mulai hari ini saya akan menulis sebuah cerita fiktif seorang anak bernama ditsa, siapakah ditsa ini? apakah dia seorang homo? atau dia banci yang sering nogkrong diperempatan Jl. ariffin ahmad?
baiklah sebenarnya saya ingin membuat novel tentang ditsa ini tapi karena saya merasa tidak berbakat dalam menulis novel, dan saya tidak tahu tata struktur yang tepat untuk novel,maka saya mengurungkan niat saya untuk menovelkan si Ditsa ini.
Didalam kisah-kisah ditsa yang nanti akan saya tuliskan,itu berisi tentang kisah-kisah fiktif, maupun cerita orang lain, atau bahkan cerita saya sendiri. Jadi disini si ditsa ini akan mewakili kisah-kisah orang lain. (apasih ngawur mulu dari tadi.)
Oh iya bagi ada orang yang namanya sama dengan para pemeran dicerita ini jangan ke ge er an ya karena ini semua tidak ada hubungannya dengan anda semua hahaha.
baiklah, eheem
Mari kita mempersilahkan si Ditsa ini memperkenalkan diri
"halo semua nama gue ditsa."
"nama lengkap gue, Ditsatria Suryodipuro. Kampung banget ya? hahahha"
" sebenarnya itu bukan nama gue, cuma karena ini cerita gue ya suka-suka gue mau buat nama gue siapa. kalau gue mau Alditsa Sadega pun bisa 8) lebih keren dikit hahahaha. tapi gue tetep milih ini nama jawa karena gue orang batak (?) "

Krok krok krok

"apa lagi ya? oh iya mungkin lo pengen tau hobi gue, hobi gue itu........."
" ngayal"
"hahahaha gak penting banget ya, warna kesukaan gue putih sama biru, makanan kesukaan gue, Tempe minuman kesukaan gue air putih haha"
"mau nyet lo ngomong apa dari tadi?! " Tibatiba terdengar teriakan pembaca
" Eh lo kok nyolot, ini cerita gue ya suka suka gue mau ngomong apaan!"
" Eh gue kan yang baca cerita lo, ya udah seharusnya gue yang ngasih kritik ke elo tod!"
" Eh lo ngajak berantem ya?! "

kenapa dari tadi mereka ngomongnya pake eh eh eh ya? saya sebagai penulis pun bingung.
atau mereka suka dengan lagu yang liriknya eh eh kok gitu sih lo kok marah? itu lagu siapa ya?

" Woy lo jangan ikut campur dong!" teriak Ditsa
" Ntah nih penulis gaje, mati aja lo nyet! " teriak pembaca juga

"ane ngambek nih, gak mau nulis lagi, ntar cerita lo berdua gak bakal kelar hahahha"

"ampun bang, ampun bang gue janji gak bakal nyolong kolor lagi" (?)

"udah-udah lagian saya juga udah capek nulis"

"Tapi bang, gue masih pengen nongol di cerita ini."

"besok aja ya dit? "

"pliss bang lanjutin aja bentar ya? yayaya?"

"ogah ah capek"

"ngambek nih,ngambek nih."

"biarin, ane bisa bikin karakter baru lagi kok"

"eh gak bang gak bang, iye besok aja dilanjutin ok? sep? gue masih tetap pemeran utama kan?"

"yayaya"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar